

Bandung, 25 Mei 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), kemampuan guru memanfaatkan teknologi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan. Menjawab tantangan tersebut, dosen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Dr. Wendi Zarman, M.Si., memberikan pelatihan pemanfaatan NotebookLM kepada 18 guru SD Negeri 196 Sukarasa Bandung agar mampu menyusun media pembelajaran berbasis AI secara mandiri, kreatif, dan berkualitas.
Pelatihan bertajuk “Pelatihan NotebookLM untuk Penyusunan Media Ajar Berbasis Artificial Intelligence bagi Guru SD Negeri 196 Sukarasa Bandung” ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Universitas Komputer Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital guru sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan NotebookLM, platform berbasis AI yang dikembangkan Google untuk membantu pengguna mengolah berbagai sumber informasi menjadi materi pembelajaran yang lebih sistematis, menarik, dan mudah dipahami. Melalui sesi praktik, para guru belajar memanfaatkan NotebookLM untuk menghasilkan berbagai media pembelajaran, seperti slide presentasi (slide deck), infografis, kuis interaktif, dan ringkasan materi yang dapat langsung digunakan di kelas.
Menurut Dr. Wendi Zarman, perkembangan AI telah mengubah cara manusia memperoleh, mengolah, dan menyajikan informasi. Karena itu, guru perlu memiliki kompetensi baru agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal dalam proses pembelajaran.
“Guru-guru saat ini perlu memahami Artificial Intelligence dan memanfaatkannya untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas. AI bukan pengganti guru, melainkan alat yang dapat membantu guru bekerja lebih efektif, lebih kreatif, dan lebih produktif dalam menyiapkan materi pembelajaran,” ujar Wendi.
Selama pelatihan, suasana berlangsung interaktif. Para guru tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai konsep dasar AI dan fitur-fitur NotebookLM, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaannya melalui berbagai contoh yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya diskusi mengenai cara memanfaatkan AI untuk menghemat waktu penyusunan perangkat ajar tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Kepala SD Negeri 196 Sukarasa Bandung, Ihat Solihat, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan bekal yang sangat dibutuhkan guru untuk menghadapi perubahan teknologi di dunia pendidikan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Komputer Indonesia dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah, diharapkan semakin banyak guru yang memiliki kompetensi digital, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.